Manado City Tour

Manado adalah kota yang terletak di ujung Utara Pulau Sulawesi. Menjadi Ibu Kota Propinsi Sulawesi Utara membuat kota ini terus bergeliat, ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Nah...jika anda berencana mengunjungi Kota Manado atau saat ini sedang berada di Manado tidak ada salahnya jika anda sempatkan untuk mengexplorasi setiap sudut-sudut Kota yang terkenal dengan julukan Kota Tinutuan ini. Wait not longer, just contact us smartrentalmobil.com, kami siap mengantarkan anda keliling Manado.

Berikut Itinerary City Tour Manado yang smart sewa mobil manado tawarkan, atau bisa juga menyesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan Anda:

Pertama kami akan menjemput anda di Hotel atau Bandara Sam Ratulangi yang selanjutnya mengunjungi Patung Yesus Memberkati. Patung ini terletak di kawasan Property milik Ciputra, yang bebas untuk dikunjungi oleh siapa saja. Banyak hal yang menarik dari patung ini, antara lain patung ini adalah patung Yesus terbesar di Asia Tenggara, itu sebabnya patung Yesus Memberkati menjadi salah satu Icon Wisata Religi Utama di Kota Manado, sekaligus menjadi kebanggan masyarakat Nasrani di Sulawesi Utara yang merupakan Agama Mayoritas di daerah ini. Patung yang memiliki ketinggian 50 meter dan kemiringan 20 derajat ini sering disamakan dengan Patung Cristo Redentor, yaitu Patung Yesus yang berada di Rio De Jenero Brasil.

Atau bagi anda yang Muslim, kami akan mengantarkan anda berziarah ke Makam Tuanku Imam Bonjol yang letaknya tidak terlalu jau dari Patung Yesus Memberkati tepatnya di Desa Lota Kecamatan Pineleng. Tuanku Imam Bonjol seorang Ulama, Pemimpin dan Pejuang yang berperang melawan Belanda yang kemudian di tangkap, diasingkan hingga wafat di daerah ini. Mungkin sebagian anda yang tidak terlalu tertarik dengan sejarah akan kaget dan tidak pernah membayangkan bahwa seorang Pahlawan dan Ulama yang sangat terkenal yang berasal dari Sumatra Barat  bisa anda temui makamnya di sini, di Manado, Kota yang mayoritas penduduknya beragama Nasrani. Walaupun keberadaannya di daerah yang penduduknya beragama Nasrani tapi Makam ini tetap terjaga dan terawat baik. Ini yang menjadi kekaguman para wisatawan yang berkunjung ke makam ini.

Melanjutkan Tour Mengunjuungi Klenteng Ban Hin Kiong, Klenteng Tertua di Manado yang berada di kompleks Kampung China dan berseblaha dengan Kampung Arab.  Melewati Pasar Bersehati, Menuju Utara Kota Manado melalui Jembatan Megawati lalu memasuki Baoulevard II yang terbentang sepanjang pantai Kecamatan Tuminting. Memasuki Jembatan Sukarno yang veiw utamanya Teluk Manado, Pulau Bunaken dan Pulau Manado Tua.

Menyaksikan Sunset dari Pantai Malalayang, sambil menikmati secankir kopi dan pisang goro sambal rica dabu, khas manado. Perjalanan akan melewati Kompleks Pasar 45,  Gereja Sentrum, gereja tertua di Kota Manado, Jalan Garuda tempat berkumpulnya Kuliner Khas Minahasa, Babi, RW, Paniki dan lain-lain.

Melewati Jalan Samratulangi yang sudut pertemuan dengan jalan Toar terdapat Gereja Katolik terbesar di Manado.


Cetak   E-mail